BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH
Paru dan saluran nafas merupakan organ yang mempunyai fungsi untuk menghirup oksigen dari atmosfer dan mengeluarkan karbon dioksida dari dalam tubuh. Dalam melakukan fungsinya ini, paru selalu terpapar oleh berbagai benda asing di antaranya mikroorganisme. Supaya fungsi ini berjalan lancar dan demi mantapnya ketahanan paru, tubuh mengerahkan alat-alat pertahanan baik non spesifilc maupun spesifik sehingga tidak mengherankan pada orang normal saluran nafas bagian bawah tetap steril. Banyak faktor yang diketahui bisa menyebabkan gangguan pertahanan ini, di antaranya yang sering adalah infeksi saluran nafas atas, merokok, alergen dan penyakit paru obstruktif menahun (PPOM). Dengan terganggunya kestabilan paru dan saluran nafas, ditambah dengan adanya pemaparan mikroorganisme, zat yang dianggap asing oleh tubuh maka fungsi respirasi tubuh manusia akan ikut terganggu. Sehingga akan menimbulkan manifestasi klinis penyakit pernafasn antara lain: batuk, sputum, hemoptisis/batuk darah, dispneu/sesak nafas, wheezing.(Price dan Lorraine, 2005)